Dengan mobil berisi tumpukan uang tunai, sepasang Lelaki Perempuan, Leyla dan Kaveh membagikan dua kantong plastik besar uang kepada penduduk Desa kurang mampu yang jauh dari perkotaan kemudian mendokumentasikannya. Bagi penduduk Iran yang mayoritas penduduknya sangat religius baik beragama Islam Sunni maupun Syiah. Uang mungkin bukan segalanya, apalagi uang yang tidak jelas asal-usul dan tujuan pemberiannya.
Pada beberapa kesempatan mereka kesulitan membagikan uang seperti saat memberikan uang kepada seorang kakek tua religius. Sang Kakek menghormati pemberian mereka dengan hanya menerima selembar uang dan meminta mereka untuk memberikan sisanya kepada yang lebih membutuhkannya. Sehingga Kaveh mengarang cerita supaya kakek tersebut menyimpan semua uang yang mereka berikan.
"Play Angel and Devil" adalah ungkapan pas saat mereka mulai membagikan uang dengan ego mereka. Beberapa hal menarik yang mereka lakukan :
2. Leyla pura-pura mengubur uang yang kemudian ditemukan dan disembunyikan oleh seorang pria. Leyla kembali berpura-pura kehilangan uang dan menanyakannya pada pria tersebut.
3. Leyla menawar keledai dengan uang sebanyak dua kantong plastik besar untuk membiarkan keledai tetap hidup dengan luka di kakinya sedangkan penggembala bermaksud akan membunuh keledainya untuk membebaskan penderitannya.
4. Kahveh menawar jasad seorang putri Guru yang baru meninggal. Kahveh meminta untuk membiarkan jasad putri Guru tersebut untuk dibiarkan menjadi santapan serigala daripada menguburnya
"Play Angel and Devil" adalah ungkapan pas saat mereka mulai membagikan uang dengan ego mereka. Beberapa hal menarik yang mereka lakukan :
2. Leyla pura-pura mengubur uang yang kemudian ditemukan dan disembunyikan oleh seorang pria. Leyla kembali berpura-pura kehilangan uang dan menanyakannya pada pria tersebut.
3. Leyla menawar keledai dengan uang sebanyak dua kantong plastik besar untuk membiarkan keledai tetap hidup dengan luka di kakinya sedangkan penggembala bermaksud akan membunuh keledainya untuk membebaskan penderitannya.
4. Kahveh menawar jasad seorang putri Guru yang baru meninggal. Kahveh meminta untuk membiarkan jasad putri Guru tersebut untuk dibiarkan menjadi santapan serigala daripada menguburnya
Karakter yang berbeda sering kali membawa perselisihan di antara mereka. Di mana sisi baik dan buruk memainkan plot cerita pada hal-hal tak terduga. Tak penting apa tujuan, alasan, serta hubungan antara Kaveh dan Leyla. Karena memang film ini bukan fokus tentang itu lebih pada pengembangan tiap karakter yang unik serta humanis. Tapi semuanya terjawab di akhir film.
Pada kenyataannya memang uang adalah ciptaan manusia yang saat ini menjadi ukuran moralitas, kejujuran, serta kekuasaan.
8/10
Pada kenyataannya memang uang adalah ciptaan manusia yang saat ini menjadi ukuran moralitas, kejujuran, serta kekuasaan.
8/10








Tidak ada komentar:
Posting Komentar