
Setahun setelah kematian istrinya, Takumi merawat Yuji anaknya yg baru berumur 6 tahun seorang diri. Takumi sudah berusaha keras membahagiakan anaknya tapi karena penyakit yg dideritanya ia tak dapat berbuat lebih demi kebahagian anaknya.Takumi bersyukur Yuji bukanlah anak manja. Yuji anak cerdas dan mandiri serta menerima apa adanya kondisi ayahnya.
Suatu hari ketika Takumi dan anaknya berjalan-jalan di hutan mereka menemukan seorang wanita yg sangat mirip dg Mio, istrinya. Wanita tersebut tidak memiliki ingatan apapun tentang dirinya. Takumi langsung membawa pulang wanita tersebut dan meyakinkannya kalau dirinya adalah istrinya yg kehilangan ingatan.
Kembalinya Mio diyakini Takumi dan anaknya sama persis dg cerita “Akaibu Star” tentang keajaiban yg bisa mengembalikan orang yg mereka kasihi dari kematian selama musim hujan. Takumi dan anaknya merahasiakan keberadaan Mio dari orang-orang di sekitarnya. Mereka kembali menjalani kehidupan mereka dg penuh kebahagiaan meski mereka sadar kalau waktu yg bisa mereka hanya sebatas musim hujan.
Tak selalu harus memerlukan visual efek tinggi untuk menggambarkan keajaiban ke dalam sebuah film. Film ini tahu betul bagaimana menceritakan sebuah keajaiban dg cerita yg dikemas melalui momen-momen indah menggabungkan kenangan masa lalu dan kejadian yg sedang mereka lalui. Twist endingnya benar2 manis.
8.5/10







Tidak ada komentar:
Posting Komentar