Setelah kematian ibunya, sepasang kembar Jeane Marwan dan Simon Marwan baru mengetahui kalau mereka memiliki seorang kakak dan kenyataan lain bahwa ayah mereka masih hidup. Atas surat wasiat ibunya, Jean dan Simon diminta mencari kakak dan ayah mereka serta memberikan masing-masing sebuah surat yang ditulis oleh mendiang ibunya. Berbeda dengan saudarinya Jean, Simon tidak mempercayai surat wasiat ibunya terlebih setelah mendengar salah satu wasiat ibunya yang mengatakan kalau ibunya menginginkan untuk dikuburkan dalam keadaan telungkup dan telanjang tanpa peti mati serta tanpa batu nisan.
Tanpa ditemani Simon, Jean berangkat sendirian menuju timur tengah menelusuri jejak masa lampau ibunya untuk mencari keberadaan ayah dan kakaknya. Dari sinilah cerita dimulai. Melalui pencarian Jean, saya diajak mengikuti kisah pahit Nawal Marwan ( ibu Simon dan Jean) yang melalui hidupnya di tengah peperangan hingga ia harus terpisah dari anaknya. Menggabungkan masa lalu Nawal Marwan dan masa kini yang sedang dilalui Jean dan Simon dalam satu plot cerita dengan penceritaan alur maju mundur. Pelan tapi pasti "Incendies" membangun twist demi twist begitu solid sampai pada klimaksnya saya dihadapkan pada twist akhir yang mencengangkan namun begitu masuk akal. Twist cerita paling logis dibandingkan twist cerita lainnya yang sejenis sejauh yang pernah saya tonton sampai saat ini. Meski garis waktu cerita dari masa lalu Nawal Marwan saling berjauhan, namun setiap momen yang ditampilkan mampu mewakili penjelasan cerita secara gamblang, jelas dan mudah dimengerti.
9/10








Tidak ada komentar:
Posting Komentar